--> SYN Content Creator | SYN Content Creator adalah blog berisi ilmu pengetahuan yang ada didunia

21 Februari 2023

Perbedaan SLog1 SLog2 Dan SLog3 Dalam Pengeditan

Perbedaan SLog1 SLog2 Dan SLog3 Dalam Pengeditan

Oke saya akan mencoba membahas tentang perbedaan dan pengertian dari slog1 slog2 & slog 3. Dislcaimer dulu sebelumnya, saya juga sambil belajar sambil menulis tentang hal tersebut ya. Jadi mari kita sama-sama belajar.


Anyway S-Log ini adalah kependekan dari Sony Log, ada juga dari canon namanya C-Log, di Panasonic namanya V-Log dan di ARRI namanya LogC. Nah Log ini adalah seperti file RAW atau mentah, sama seperti foto mentah/ RAW. Jadi mentah ini dalam artian yang kita sedang bahas adalah foto/video yang belum di grading. Jadi warna mentahnya adalah masih pucat atau semua warna masih dalam indeks rendah yang sama.


Terus apa perbedaan SLOG2 & SLOG3?

perbedaan Slog2 & Slog3

Pada gambar diatas bisa kita lihat, perbedaan dari slog2 dan slog3 dalam dalam menerima pencahayaan. Slog 3 menerima cahaya lebih cerah dibanding dengan slog2, dan jika di grading pun slog 3 akan menghasilkan warna yang lebih cerah dibanding slog2. 

Jadi guys, sebenarnya Slog itu adalah sebuah fitur atau teknologi pengambilan video yang mana output videonya punya indeks warna rendah dengan cahaya yang optimal, tujuannya adalah agar semua zona didalam video menerima warna yang sama. Jadi ngga ada misalnya di sebelah kanan cahanya terang kemudian di sebelah kiri cahayanya lebih gelap begitu, jadi semua zona menerima cahaya yang sama agar bisa lebih maksimal dalam nanti pas di tahap color grading. Mudeng ngga sih gw jelasin?

Biar lebih jelasnya, kalian bisa lihat grafik dibawah ini.



Disitu tertulis kalau shadow di Slog 3 lebih ke atas, artinya shadownya lebih terang daripada slog2, kemudian ada Mid Tone yang lebih terang daripada slog 2. Intinya slog 3 lebih bright lah ya, jadi kesannya lebih detail atau lebih sharp videonya, lebih deep pixelnya.

Jadi buat kalian yang mau bikin video dengan memaksimalkan grading, kalian bisa memanfaatkan fitur ini agar videonya bisa terlihat lebih ciamik.

Sekian, jika ada miss information dalam penulisan atau kekurangan dalam penulisan dipersilahkan kalian buat menambahkan informasinya ya dikolom komentar. Terimakasih.

19 Februari 2023

Beberapa Tips Memulai Editing Dengan Software Adobe Premiere Pro?

Beberapa Tips Memulai Editing Dengan Software Adobe Premiere Pro?

Ada beberapa tips yang perlu kamu ketahui sebagai pemula dalam menjadi seorang editor video/film maker. Dulu saya juga bingung harus memulai darimana, sampai pada sebuah moment, gw ngerasa kok kayaknya cara editing saya berantakan sekali. Jadi setelah itu saya sadar ternyata ada beberapa management yang perlu saya perbaiki.

Daftar isi :
1. Membuat folder project
2. Jangan hapus file yang dipakai
3. Pengetahuan tentang resolusi, format & output file
Editing with premiere pro (image source by google)

1. Membuat Folder Project

Bagaimana cara memulai editing dengan software Adobe Premiere Pro dan After effect? pertama-tama adalah kalian harus membuat folder dari Project yang akan kalian buat. Ini bertujuan agar file-file yang kalian gunakan saat editing tidak mencar kemana-mana. dan nantinya folder yang berisi footage-footage editing ini bisa kalian jadikan .RAR dan di upload ke Cloud Storage supaya lebih mobile dan bisa menghemat space penyimpanan device editing kalian. Begini contoh foldernya ketika saya mau bikin sebuah project.

folder management sebelum memulai membuat project editing

Saat management folder sudah lumayan bagus, setidaknya itu bisa lebih membantu kita lebih profesional dalam melakukan editing. Jadi tidak seperti amatiran yang masih menaruh file saja berantakan.

2. Jangan Hapus File Yang Dipakai.

Hal yang sering dialami oleh seorang editor adalah menipisnya space storage, jadi mau tidak mau hal yang bisa dilakukan adalah menghapus file-file editing/ footage yang dirasa tidak perlu. Hal tersebut tidak salah, tapi sebenarnya kita harus tahu bahwa "Footage adalah aset" dari seorang editor/film maker. Footage tua biasanya jadi footage emas jika memang pengambilan gambar/video nya bagus.

Jadi hal yang bisa dilakukan untuk case ini adalah, pertama dengan menguploadnya ke web-web penjualan footage seperti shutterstock, photostock dan lain-lain. Kedua adalah dengan menguploadnya ke cloud storage. Jadi file tadi bisa kita untuk lagi jika dibutuhkan.

3. Pengetahuan Mendalam Tentang Resolusi, Format & Output File.

Saya rasa orang yang terjun ke dunia editing mungkin sudah banyak tahu tentang ini, jadi bukan masalah jika ngga dibahas. Tapi mungkin juga ada orang yang baru mau terjun editing tapi belum tahu, jadi okelah mari kita bahas sedikit tetang pentingnya pengetahuan resolusi, format & output file. Mungkin masih banyak lagi selain 3 tersebut, tapi jika kalian membaca artikel ini dan masih bingung maka silahkan tanyakan saja di kolom komentar ya.
resolusi video
Penting untuk seorang editor mengetahui resolusi yang dipakai, resolusi pun banyak jenisnya. Jika kalian buka aplikasi editing biasanya kalau pas sedang mau buat project baru, bakal dikasih pilihan resolusi berapa yang mau dipake buat editing 1920x1080 (HD Landscape) atau 1080x1080 (Square) atau 1080X1920 (HD Potrait). Harus tahu juga framerate footage yang mau dipake 25p 30p 60p 120p 240p dst.

Kemudian ada yang namanya Format Video, format video & suara sebenarnya banyak sekali. Contoh format video seperti 3gp, AVI, MP4, MOV dll. dan format suara seperti FLAC, AAC, MP3. Namun secara penggunaan dalam media industri editing adalah format MP4 & MP3. Mungkin karena size-nya sudah kecil dibanding format lain dan lebih fleksibel untuk diputar di device-device yang ada sekarang ini.

Output File sebenarnya sama saja dengan format video, jadi ngga perlu dijelaskan lagi ya. Tentunya output yang banyak dipake adalah MP4 & MP3. Oiya, sebenarnya output file dari sebuah device itu juga ada yang berbeda, misal jika kita rekam video menggunakan Apple maka output video tersebut adalah MOV, biasanya jika android biasa adalah MP4. Ada juga kamera yang outputnya masih menggunakan format AVI misalnya DSLR Canon & MOV misalnya Mirorrless Fuji. 

Oke, segitu dulu ya tipsnya. Mungkin kedepan bisa di update lagi tips-tips yang terbaru. Atau kalian juga punya tips sendiri? boleh donk ditulis dikolom komentar. Seeyaa...

17 Februari 2023

Daftar Software Yang Dikembangkan Oleh Platform Adobe & Kegunaannya

Daftar Software Yang Dikembangkan Oleh Platform Adobe & Kegunaannya

Software apa sajakah yang dikembangkan oleh platform software Adobe? (profile perusahaan Adobe). Seperti yang kita tahu bahwa Adobe adalah sebuah perusahaan pengembang software komputer multi platform di bidang editing dan utilitas.

Logo Adobe
Dalam 1 dekade ini tentunya adobe banyak sekali mengembangkan software mereka, saking banyaknya dan pada 2015 kita memasuki era Cloud Computing, dimana semua software memiliki penyimpanan cloud untuk file mereka sehingga file tersebut bisa diakses dimanapun dan kapanpun maka Adobe menciptakan 'Adobe Creative Clouds'. Awalnya clouds ini terpisah dengan masing-masing aplikasi tapi sekarang sepertinya sudah tersentral menjadi satu untuk semua software.

Berikut ini adalah daftar software yang dikembangkan oleh Adobe System Inc.
Daftar software yang dikembangkan oleh Adobe
Dari banyaknya software diatas, jika kamu ingin memiliki semuanya maka kamu bisa membeli paket "Creative Clouds" dengan berlangganan per bulan dengan harga 300rban untuk paket individu, 1.3jtan untuk paket Bussiness dan 100rban untuk paket pelajar. Kenapa harganya berbeda-beda?, karena menyesuaikan kebutuhan dan tipe konsumennya.

1. Adobe Acrobat Pro

Yang pertama ada Adobe Acrobat Pro, software ini adalah software yang dipakai untuk membuat, mengedit dan mengelola file PDF kamu. Banyak sekali tools yang bisa kamu gunakan untuk mengelola file PDF. Dalam hal bisnis, misalnya dalam perusahaan yang saya tempati, kita biasanya memakai Acrobat ini untuk menambahkan markups dengan membuat komentar pada teks/gambar ataupun garis dll. Fitur lain dari Acrobat seperti kompress, dan export agar file yang kita kelola bisa digunakan dengan software adobe lainnya. Selengkapnya membahas Adobe Acrobat silahkan baca artikel lainnya dengan mengklik judul pada point 1.
Logo Adobe

2. Adobe Photoshop & Adobe Ilustrator

Dalam kalangan designer, Photoshop maupun Ilustrator pastinya sudah tidak asing lagi untuk dibahas. Dua software tersebut merupakan software terkenal yang biasa mereka pakai untuk mengedit gambar atau foto. Bedanya antara Adobe Photoshop dan Adobe Ilustrator adalah dalam hal keperluan.
Logo Adobe Photoshop
Logo Adobe Ilustrator
Photoshop digunakan untuk mengedit varian gambar atau foto yang sudah jadi, digunakan untuk melakukan color grading, masking dan lain sebagainya. Sedangkan Ilustrator digunakan untuk membuat gambar (compose), misal kita ingin membuat sketsa/gambar kupu-kupu (hanya kupu-kupunya saja), maka kita akan lebih leluasa menggunakan adobe Ilustrator ketimbang photoshop.

Namun kedua varian software ini bisa digunakan untuk keperluan yang sama, misalnya membuat mockup atau pun brosur dan poster. Selengkapnya tentang photoshop dan ilustrator, bisa kalian baca di link judul pada point 2.

3. Adobe InDesign

InDesign adalah salah satu aplikasi dari adobe yang berguna sama seperti photoshop dan ilustator, namun aplikasi yang satu ini lebih digunakan untuk membuat desain seperti buku, majalah, poster, ebook, PDF dan lainnya yang berbentuk buku. Karena dengan Adobe InDesign ini kita bisa dapat lebih mudah untuk mengatur layout dan teks. Jadi inDesign ini memang dibuat untuk mengedit di Industri publising buku. Tidak untuk digunakan untuk menedit gambar-gambar dengan skill editing yang tinggi.
Adobe Indesign layout

4. Adobe Premiere Pro dan Adobe After Effect

Sama seperti Photoshop dan Ilustrator, Premiere Pro dan After Effect juga merupakan 2 aplikasi untuk mengedit video. Akan tetapi masing-masing dari aplikasi tersebut juga ada kegunannya masing-masing walaupun memang sama-sama digunakan untuk mengedit video.

Adobe Premiere Pro untuk Color Grading
Membuat VFX (visual effect) dengan After Effect
Kamu nanya? bertanya-tanya tentang apa perbedaan Adobe Premiere Pro dengan Adobe After Effect?, ku kasih tau ya, baca baik-baik ya. After Effect digunakan untuk membuat compose of video, jadi dibuat untuk mengedit dengan skill tinggi dimana video mentah diproses sehingga menjadi video yang matang, misalnya kita mengambil video mentah dengan greenscreen kemudian kita mengeditnya di After Effect, kita tambahkan efek lain atau menambahkan teknik-teknik editing seperti camera tracking dan lain sebagainya dengan After Effect atau editor biasa menyebutnya dengan VFX/ visual effect, dan hal seperti ini pasti sukar atau tidak bisa dilakukan dengan menggunakan Adobe Premiere Pro.

Kemudian Adobe Premiere Pro digunakan untuk mengatur/membuat sequence/timeline video dari video yang sudah diproses di After Effect ataupun dari kamera (bisa langsung disisipi video RAW/mentah dari kamera). Jadi After Effect ini memudahkan kita dalam mengatur tata letak video, daripada dengan After Effect akan memakan space timeline yang rumit karena memang bukan peruntukannya After Effect untuk membuat timeline. Di Adobe Premiere Pro juga digunakan untuk melakukan Color Grading. Jadi sudah paham kan kamu?

Dalam hal pekerjaan, antara Adobe Premiere Pro dengan After Effect bisa dikolaborasi lho. Tentunya membutuhkan resource PC/Laptop yang mumpuni karena kita akan menjalankan 2 aplikasi sekaligus plus beban editing yang dilakukan. Jadi ketika mengedit video, kita lakukan terlebih dahulu di Premiere Pro untuk membuat timelin/sequencenya. Kemudian dari sequency tersebut kita bisa langsung melakukan Link antara 2 aplikasi tersebut, caranya tinggal klik kanan dan pilih ''Edit In After Effect'. Tapi hal lain yang harus kamu ketahui adalah, versi Premiere dan After Effect-nya harus sama. Jika beda sepertinya tidak bisa.

5. Adobe Lightroom

Kalian pernah melihat foto dengan warna yang keren kan pastinya, biasanya banyak di post oleh para Traveller. Yups, traveller sering kali menggunakan Adobe Lightroom untuk mempercantik tampilan foto mereka. Dari sini bisa kita simpulan kalau Adobe Lightroom ini adalah aplikasi yang berguna untuk mengedit warna dari foto/video yang kita punya.

Editing Proccess dengan Adobe Lightroom

Cara editingnya bisa dengan langsung melakukan adjustment pada tools warna seperti Exposure, Shadows, White dan lain sebagainya. Atau bisa juga dengan cara Masking, editor pro biasanya menggunakan trik masking ini dalam lightoom. Dan fitur lain yang biasa digunakan adalah melakukan dispatch gambar/replace pada spot gambar yang tidak perlu agar hasil editing terlihat rapi dan sempurna.

6. Adobe XD

Saat saya menulis artikel tentang Adobe XD ini, saya juga baru memahaminya sekilas dan belum mencobanya di komputer saya. Tapi sebagian besar yang saya pahami, Adobe XD ini adalah software yang digunakan untuk membuat desain UX atau flowchart dari sebuah website, aplikasi, brand homepage dan game.
Editing dengan Adobe XD
Dengan Adobe XD ini kita lebih melakukan coding melalui grafis ketimbang harus mengetiknya seperti dulu saat kita melakukan coding CSS/HTML/PHP. Untuk informasi selebihnya nanti akan saya update setelah saya mencobanya.

7. Adobe Animate

Selanjutnya ada Adobe Animate. Sesuai namanya, software ini diperuntukkan untuk membuat animasi. Akan tetapi animasinya adalah lebih ke animasi 2D ya. 'Kalau dipake untuk membuat animasi 3D bisa tidak kak?'. Hmmm... sepertinya belum bisa, adapun kalo ingin membuat 3D bisa membuatnya di aplikasi Blender ya.

Adobe Animate

8. Adobe Dreamweaver

Jika kalian tanya, aplikasi apa yang bagus untuk membuat desain website? maka jawabannya adalah Adobe Dreamweaver. Yups, aplikasi ini dibuat untuk memudahkan kita dalam membuat website.
Dengan Dreawmweaver, kamu bisa lebih mudah dan praktis membuat desain website yang kamu mau. Untuk ini mungkin lebih kepada Front-End ya adik-adik. Jadi kalian  bisa mendesain CSS & HTML dengan lebih mudah menggunakan Dreamweaver ini.

Cara Colour Grading dan Color Correction di Adobe Premiere Pro

Cara Colour Grading dan Color Correction di Adobe Premiere Pro

Adobe Premiere Pro adalah perangkat lunak pengeditan video terkemuka yang digunakan dalam pembuatan film, acara TV, dan banyak lagi. Fitur penilaian warna sangat profesional di Adobe Premiere Pro, dan Anda dapat menonjolkan video Anda dengan fitur ini. Disini, Anda akan mempelajari cara untuk mengoreksi warna dengan beberap cara. Ini adalah cara dasar tentang Adobe Premiere, software video editing profesional.

Color Grading (image source by Google)

Bagaimana cara grading warna dan koreksi di Adobe Premiere Pro:

Grading Warna dan Koreksi di Adobe Premiere Pro

a. Menempatkan Footage di Timeline

• Langkah 1 - Impor video

Langkah pertama dalam proses koreksi warna adalah mengimpor rekaman ke dalam Adobe Premier Pro dan meletakkannya di garis waktu. Biasanya lebih baik menyelesaikan semua operasi pengeditan video lainnya sebelum memulai proses koreksi warna.

• Langkah 2 - Membuat lapisan penyesuaian

Setelah rekaman siap, buat lapisan penyesuaian baru yang memungkinkan Anda menggunakan nilai warna yang sama pada beberapa klip. Opsi ini cukup berguna jika Anda ingin menerapkan nilai yang sama ke lebih dari satu klip, Anda perlu memperhatikan jika klip terlalu terbuka atau terlalu kontras atau jika kontrasnya terlalu kuat.

• Langkah 3 - Opsi warna Lunmetri

Setelah Anda membuat tempat lapisan penyesuaian pada garis waktu dan rentangkan di atas klip yang Anda miliki di garis waktu. Kemudian di panel efek cari opsi warna Lunmetri dan tambahkan ke lapisan penyesuaian hanya dengan menyeretnya dan menjatuhkannya ke lapisan. Anda sekarang siap untuk memulai proses koreksi warna.


b. Melakukan Grading Warna Secara Manual

Bahkan jika Anda memutuskan untuk menggunakan salah satu preset, Anda perlu menyempurnakan gambar Anda secara manual. Di panel warna lumetri utama, Anda akan melihat penggeser yang memungkinkan Anda menyesuaikan saturasi, getaran, dan ketajaman klip video Anda. Jika Anda mengklik fitur 'Koreksi Dasar', Anda akan melihat panel yang memungkinkan Anda menyesuaikan nilai white balance, kontras, eksposur, bayangan, sorotan, rona, suhu, putih, dan hitam.

Untuk menciptakan warna seimbang, mainkan dengan penggeser hingga Anda menemukan nilai sempurna di setiap penggeser. Proses ini memakan waktu, karena menemukan rasio yang tepat untuk semua opsi ini adalah keterampilan yang membutuhkan waktu untuk dikuasai. Hanya ada satu dari banyak efek yang dapat digunakan untuk melakukan koreksi warna dan Adobe Premier Pro menawarkan banyak efek warna berbeda yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas video.

Gradasi warna adalah seni rupa yang membutuhkan banyak waktu dan dedikasi, meskipun bagian teknisnya mudah dipelajari, akan membutuhkan banyak latihan hingga Anda siap melakukan proses ini. Itulah ulasan cara grading warna dan koreksi di Adobe Premiere Pro. Semoga bermanfaat.

*ditulis oleh freelance content writer

22 November 2022

Apa Bedanya Adobe Photoshop Dengan Adobe Ilustrator?

Apa Bedanya Adobe Photoshop Dengan Adobe Ilustrator?

Di artikel kali ini kita akan membahas tentang apa saja perbedaan antara Adobe Photoshop & Adobe Ilustrator. Meskipun keduanya adalah sama-sama software editing gambar/foto, namun dalam konteks penggunaanya ada sedikit perbedaan.

Photoshop VS Ilustrator

Apa perbedaan photoshop & ilustrator?, secara garis besar Photoshop digunakan untuk melakukan editing dalam konteks manipulasi object/gambar/image atau dalam basis pixel sedangkan Ilustrator digunakan untuk melakukan editing gambar Vector.

Apa itu image? apa itu vector?
Sepertia apa perbedaan image & vector?. Image dan vector sama-sama gambar, tapi dalam bahasa para editor keduanya itu berbeda. Image adalah gambar utuh seperti Jpeg, PNG dan semacamnya. Sedangkan Vector adalah Gambar yang terdiri dari objek-objek matematis seperti garis, kurva, poligon, dan bentuk yang dapat diatur dan dimodifikasi dengan bebas & tanpa mengurangi resolusi dari komposisi visualnya.

Hal yang bisa dilakukan dengan Adobe Photoshop :

- Melakukan manipulasi foto

- Grading foto

Hal yang bisa dilakukan dengan Adobe Ilustrator :

- Membuat Vector

- Membuat gambar dengan komposisi yang fleksibel, artinya gambar itu bisa lebih mobile untuk dimodifikasi tanpa kehilangan resolusinya.


Diatas sudah saya jelaskan secara garis besarnya untuk perbedaan Adobe Photoshop Dengan Adobe Ilustrator. Jika kalian ingin lebih rinci untuk mengetahui perbedaannya, berikut beberapa point yang mungkin bisa membantu pemahaman kalian.

Berikut adalah beberapa perbedaan antara keduanya:

1. Tujuan utama

Adobe Photoshop dirancang untuk mengedit foto dan gambar raster, sementara Adobe Illustrator dirancang untuk membuat grafis vektor.


2. Format gambar

Adobe Photoshop bekerja dengan gambar raster yang terdiri dari piksel-piksel kecil, sedangkan Adobe Illustrator bekerja dengan gambar vektor yang terdiri dari objek-objek matematika seperti garis, kurva, dan bentuk.


3. Keuntungan

Adobe Photoshop lebih baik dalam pengolahan foto dan manipulasi gambar raster, seperti memperbaiki warna, menambahkan efek, atau menghapus objek dari gambar. Sementara itu, Adobe Illustrator lebih baik untuk membuat grafis vektor, seperti logo, ikon, atau ilustrasi, karena grafis vektor dapat diubah ukurannya tanpa kehilangan kualitas.


4. Alat

Adobe Photoshop memiliki berbagai macam alat untuk mengedit dan memanipulasi gambar raster, seperti pengaturan warna, kuas, dan efek. Adobe Illustrator memiliki berbagai macam alat untuk membuat dan mengedit grafis vektor, seperti alat pena, kurva, dan bentuk.


5. Output

Adobe Photoshop dapat menghasilkan berbagai format file gambar, seperti JPEG, PNG, atau GIF. Adobe Illustrator dapat menghasilkan format file vektor seperti AI atau EPS, serta file raster seperti PNG atau JPG.


*sekian, semoga bermanfaat.

Apa Perbedaan Adobe Premiere Pro Dengan Adobe After Effect?

Apa Perbedaan Adobe Premiere Pro Dengan Adobe After Effect?

After Effect VS Premire Pro (image source by google)

Well, mungkin di artikel sebelumnya kalian sudah membaca tentang perbedaan antara Adobe Photoshop VS Adobe Ilustrator, yups meskipun sama-sama merupakan familiy apps untuk editing foto/image namun secara konteks penggunaannya, tools dan lainnya adalah berbeda. Adobe untuk pixel sedangkan ilustrator untuk vector.

Dan hal tersebut berlaku juga untuk family adobe untuk editing video yakni After Effect & Premiere Pro. Secara garis besar, Premiere Pro adalah digunakan untuk editing video dalam hal mengatur Sequence atau biasa  lebih kita pahami sebagai Timeline. Bisa ngga sih atur sequencenya/timelinenya di After Effect? bisa aja, tapi ya susah lah, kan karena memang bukan peruntukkannya. Hal lain yang bisa digunakan dalam Premier Pro adalah colour grading, bisa juga untuk editing suara dan lainnya.

Sedangkan pada After Effect, sebenarnya software ini lebih digunakan untuk membuat komposisi video. Maksudnya gini, kalian kan pernah lihat kalau editing di Premiere Pro itu videonya di pisah pisah per sesi, permenit. Dibawah ini misalnya, yang didalam kotak ijo adalah maksud dari sequence atau timeline dan itu dibuat/dilakukan menggunakan Adobe Premiere. Untuk yang dikotak merah adalah Video After Composition atau pra komposisi atau video yang telah diolah di After Effect dan sudah jadi satu potongan video, nah kemdian video itu dimasukan ke timelline di Premiere Pro.

Paham ngga sih kalian sampe sini?.

Komposisi video yang dilakukan di After Effect sebenarnya tidak jauh-jauh dari misal menambahkan transisi, menambahkan effect, bisa juga tracking camera, tracking motion, slow motion, terus speed ramping. Walaupun beberapa bisa dilakukan pake Premiere, tapi hasilnya biasanya kurang halus. Jadi itulah mengapa video komposisi harus dilakukan di after effect, biasanya biar hasilnya mulus dan lebih kelihatan profesional.

Secara garis besarnya begitulah perbedaannya. Mungkin di Premiere Pro bisa melakukan Effect transisi Speed Ramping, akan tetapi Speed Ramping akan lebih halus dan lebih leluasa jika dilakukan menggunakan After Effect, apalagi bisa ditambahkan dengan yang namanya fitur FSMB (Smart Motion Blur).

Dan walaupun Color Grading bisa dilakukan di After Effect, namun untuk prosessnya tidak bisa begitu. Karena biasanya saat kita melakukan color grading dan color correction adalah saat semua timeline sudah jadi atau sudah tersusun rapi, barulah dilakukan pewarnaan video.

Beberapa point lain yang bisa kalian ketahui untuk perbedaan 2 software ini adalah sebagai berikut :

1.Tujuan utama
Adobe Premiere Pro dirancang untuk mengedit dan mengolah video, sementara Adobe After Effects dirancang untuk membuat efek visual dan animasi untuk video.

2. Proses produksi
Adobe Premiere Pro digunakan untuk mengedit dan menyusun klip video, menambahkan efek transisi, dan menyesuaikan warna dan suara. Sementara itu, Adobe After Effects digunakan untuk membuat efek visual, animasi, dan grafis gerak yang diterapkan pada klip video.

3. Format file
Adobe Premiere Pro mendukung banyak format video dan audio, sementara Adobe After Effects lebih berfokus pada format file video seperti file .MOV atau file .MP4, yang dapat digabungkan dengan animasi dan efek visual.

4. Alat
Adobe Premiere Pro memiliki berbagai macam alat pengeditan video, seperti pemotongan, penggabungan klip, penyesuaian warna, dan penambahan efek transisi. Adobe After Effects memiliki alat untuk membuat animasi, efek visual, dan grafis gerak, seperti alat masking, motion tracking, dan keyframing.

5. Output
Adobe Premiere Pro dapat menghasilkan video dalam berbagai format, seperti MPEG, AVI, atau QuickTime. Adobe After Effects dapat menghasilkan efek visual dan animasi yang dapat diekspor ke Adobe Premiere Pro atau program lainnya.

Oke sekian penjalasan dari saya mengenai Apa Perbedaan Adobe Premiere Pro Dengan Adobe After Effect, jika ada kekurangan dalam penulisan tolong diberikan komentar agar artikel ini bisa dikoreksi atau disunting lagi untuk menjadi lebih baik dan lebih informatif. Terimakasih.


Pembahasan Lengkap Workspace & Fitur-fitur Editing Di Adobe Premiere Pro (using Adobe Premiere Pro 2020)

Pembahasan Lengkap Workspace & Fitur-fitur Editing Di Adobe Premiere Pro (using Adobe Premiere Pro 2020)

Oke guys, hari ini kita akan membahas apa saja fitur-fitur yang tersemat di software editing video Adobe Premiere Pro. Dan pada saat artikel ini ditulis, saya memakai versi Adobe Premiere Pro 2020, walaupun saya nulis ini pada tahun 2023. Kenapa ngga pake versi terbaru bang?, jawabannya adalah Laptop saya masih kentang, makanya kalian kalau baca artikel ini sempatkanlah untuk klik iklan yang muncul ya wkwkw, anjir gw malah ngemis hahaha. Okay kita skip pake thumbnail dulu.

Premiere Pro icon (image source by google)

Daftar Isi :

1. Interface Awal

2. Menu Bar

3. Menu Workspace

1. Interface Awal

Oke, saat pertama kalian membuka Premiere Pro maka kalian akan disambut dengan tampilan seperti dibawah ini. Tampilan tersebut merupakan tampilan awal yang berisi project-project sebelumnya yang kamu kerjakan. Dibagian kiri pada kotak di tengah terdapat menu "new project" untuk membuat file project baru & "open project" untuk membuka project yang kita buat sebelumnya.

tampilan awal menu di Premiere Pro


Selanjutnya, setelah itu kalian akan disambut dengan tampilan awal Adobe Premiere Pro seperti berikut.

workspace Adobe Premiere Pro

Oke selanjutnya kita akan mulai dengan menu-menu di workspace Adobe Premier Pro ini. Ada '
menu bar', dan 'menu workspace'. Sedangkan untuk penempatan tab editing yang kalian lihat diatas ini akan mengikuti mode 'menu workspace' yang kita pilih.

2. Menu Bar

tampilan Menu Bar Adobe Premiere Pro 2020
Gambar diatas adalah tampilan dari Menu Bar Adobe Premiere Pro. Ada
menu file, edit, clip, sequence, marker, graphics, view, window dan help.

Menu Bar ''File''
tampilan menu bar ''File" Adobe Premiere Pro
  • New - untuk membuat project baru
  • Open Project - untuk membuat project yang sudah kita buat sebelumnya
  • Open Production - untuk membuka project folder yang dibuat untuk project bersama dan foldernya adalah offline atau masih 1 jaringan LAN
  • Open Team Project  - untuk membuka project yang dibuat bersama, dan bisa dibuka secara offline dan cloud. Namun terlebih dahulu harus terdaftat di cloud adobe.
team project

  • Adobe Dynamic Link - untuk membuat & mensingkronasikan project adobe premiere pro dengan adobe after effect (untuk bisa melakukan dynamic link server maka Adobe Premiere Pro dengan Adobe After Effect dan atau Photoshop, Adobe Audition dan software adobe lain harus memiliki versi keluaran yang sama misalnya versi 2020, 2021, dst).
  • Link Media  - untuk memetakan folder dari media yang kita masukan ke dalam pengeditan misalnya music, foto atau video.
  • Export - untuk mengeskport project yang kita buat, berikut pilihan yang bisa diambil saat kalian ingin mengeksport project kalian.
pilihan menu Export Adobe Premiere Pro
  • Get Properties - untuk menampilkan properties/info dari sebuah file baik yang sedang kita gunakan dalam editin maupun tidak.
get properties Adobe Premiere Pro
Menu Bar "Edit"
tampilan menu bar "edit" Adobe Premiere Pro
  • Preference - menu ini berfungsi untuk setting hardware yang digunakan. Digunakan juga untuk setting output, VGA mode (karena VGA saya masih on board jadi tidak akan muncul di setelan graphic pada menu ini). Menu ini tidak perlu banyak diutak atik karena setelan defaultnya sudah menyesuaikan dengan PAC yang kita pakai, jadi tugas seorang editor hanya perlu menggunakan aplikasi Adobe Premiere Pro ini semaksimal mungkin sesuai project yang dibuat.
    tampilan menu opsi Preference Adobe Premiere Pro

Menu Bar "Clip"
tampilan menu bar Clip Adobe Premiere Pro
Menu bar ini berisi opsi untuk memodifikasi clip (video,foto & suara) yang kita pakai dalam editing di Adobe Premiere Pro. Saat editing, sebenarnya kita tidak perlu repot membuka menu ini karena pada clip di timeline sudah ada opsinya jika kita klik kanan.

Dimenu ini ada opsi "NEST", apa gunanya menu nest ini?. Fungsi nest adalah menggabungkan 2 atau lebih video, suara, teks atau apapun yang di time line menjadi 1 kesatuan timeline. Agar lebih paham, silahkan pilih 2 timeline video(klik CTRL lalu klik timeline yang ingin di nest), kemudian klik kanan - nest. Nah, setelah itu maka efek-efek yang dipakai untuk nest akan berimpact pada semua timeline yang dimasukan dalam next, misal scale, position dan lainnya lagi.

Link, menu link ini dalah untuk menyatukan 2 timeline agar tetap pada durasi atau titik waktu yang sama. Jadi agar ketika di geser-geser tidak berubah. misalnya klip video dan musik pada timeline kalian terpisah, jika kalian tidak memakai menu link ini maka jika kalian geser video ke detik yang berbeda maka audio/suara yang tadinya pas menjadi tidak singkron lagi.

Menu Bar "Sequence"
tampilan menu bar sequence

Pada bagian menu bar sequence ini terdapat menu-menu yang fungsinya adalah untuk mengatur sequence dari editing kita. Yang akan saya sedikit bahas kali ini adalah pada bagian menu "Sequence Setting".

menu bar sequence setting adobe premiere pro
Jadi pada bagian menu sequence setting ini, adalah settingan resolusi dan tetek bengek dari project yang sedang kita edit dan export nantinya. Editing mode biasanya saya pake custom untuk memudahkan setting FPS yang mau dipake, untuk lainnya saya setting seperti diatas.

Menu Bar "Marker"
Kemudian ada menu bar Marker, menu ini dipakai untuk marking di timeline project yang sedang kita kerjakan. Opsi pada menu ini bisa langsung kita lihat ketika kita mengklik kanan pada project yang kita buat. Marker ini misalnya kita ingin menyesuaikan beat musik dengan video agar transisi-nya lebih rapi, bisa memakai ini.
tampilan menu bar marker Adobe Premiere Pro
Menu Bar "Graphic"
Jika kalian ingin mengintall motion graphic atau teks yang bergerak bisa kalian lakukan di menu ini. Bisa juga untuk menambahkan teks dan edit-edit overlay.
tampilan menu bar Graphic Adobe Premiere Pro
Menu Bar "View"
Menu bar view ini mengatur view playback, atau jendela playback premiere pro. Ada show rulers, guide, lock. Memilih display quality & playback resolution. Misal PC/Laptop kalian agak ngelag saat memutar video playback, kalian bisa atur resolusi playbacknya lebih rendah agar lebih ringan buat rendering.
tampilan menu bar view Adobe Premiere Pro
Menu Bar "Workspace"
tampilan menu bar workspace adobe premiere pro
Pada menu workspace ini kalian bisa lihat banyak menu yang tersedia. First notice dari saya, gunakanlah menu workspace ini jika tab editing kalian rasanya rusak atau ngga sesuai dengan tab editing awal, pilih saya reset layout maka tab editing akan kembali ke setelan awal.

Lihat pada bagian menu yang ada centangnya, jika kalian klik salah satu menu yang belum ada centangnya maka tab dari menu tersebut akan muncul di tab editing kalian. Jadi menu yang sudah tercentang adalah tab/ panel yang sudah terpasang pada workspace editing yang sedang kalian gunakan.

Menu Bar "Help"
Ngga perlu saya jelaskan panjang lebar sepertinya dari fungsi menu ini, karena jarang banget kalo kita pake software kita ngelirik menu ini. Jadi bisa kalian liat aja ya sendiri.

3. Menu Workspace

Okay terakhir dari tulisan ini adalah menu workspace. Ada menu Workspace Learning, Workspace Assembly, Workspace Editing, Workspace Color, Workspace Effect, Workspace Audio, Workspace Graphics.
learning workspace
Learning workspace ini adalah untuk belajar cara menggunakan Adobe Premiere, terdapat panel yang berisi penjelasan-penjelasan mengenai beberapa hal di adobe premiere pro.
assembly workspace
Assembly workspace ini adalah untuk mengumpulkan footage, atau mengisi timeline dengan footage yang sudah kita ambil/buat
editing workspace
Editing workspace sama seperti assembly, bedanya hanya ada tab preview footage. Kebanyakan mengedit pada tab ini.
colour workspace
Ada tab Colour, disini kita melakukan efek pewarnaan, colour correction & pastinya colour grading.
effect workspace
Pada workspace effect, kita bisa memberi effect video seperti transisi dan lain-lain.
audio workspace
Audio workspace berguna untuk editing audio di premiere, biasanya audio ini bisa kita sambungkan ke Adobe Audition dengan microsoft dynamic link. Dan bisa juga tersambung dengan Aplikasi pihak ketiga yakni Melodine.
graphic workspace
Pada graphic worksapce biasanya kita menambahkan teks dan overlay.

Okay guys, itulah secara garis besar tentang workspace dan menu-menu di Adobe Premiere Pro. Ini hanya pengenalan kecil dalam tulisan ya. Masih banyak lagi turorial yang belum saya tulis, namun bisa kalian temukan dan tanyakan ketika kalian langung terjung menggunakan aplikasinya. Dari situ akan timbul banyak lagi pertanyaan-pertanyaan yang kalian temukan.

Dan jangan lupa, jika kalian ingin bertanya. Silahkan tanyakan langsung pada kolom komentar ya. Sekian dulu tulisan dari admin. See yaa di artikel selanjutnya.
Profile Perusahan "Adobe"

Profile Perusahan "Adobe"

Adobe Inc. Logo (image source by google)


Adobe Systems Incorporated, atau yang lebih dikenal sebagai Adobe, adalah sebuah perusahaan multinasional yang berbasis di San Jose, California, Amerika Serikat. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1982 oleh John Warnock dan Charles Geschke, yang sebelumnya bekerja di Xerox PARC.

Adobe dikenal sebagai pengembang perangkat lunak kreatif dan produk-produk mereka digunakan di seluruh dunia oleh para profesional kreatif dan pengguna akhir. Produk-produk Adobe meliputi perangkat lunak pengolahan foto seperti Adobe Photoshop, perangkat lunak pengeditan video seperti Adobe Premiere Pro, perangkat lunak desain grafis seperti Adobe Illustrator, dan perangkat lunak animasi seperti Adobe After Effects.

Selain itu, Adobe juga menyediakan solusi untuk pengelolaan pengalaman pelanggan, yang mencakup perangkat lunak untuk pengolahan dokumen digital, analisis data, manajemen kampanye pemasaran, dan e-commerce.

Saat ini, Adobe memiliki lebih dari 22.000 karyawan di seluruh dunia, dengan kantor pusat di San Jose, California. Perusahaan ini terus berinovasi dan berkembang dalam menawarkan solusi kreatif dan pengalaman pelanggan yang inovatif bagi para pelanggan mereka.

Artikel lain yang bisa kalian baca seputar Adobe.
Semoga artikel tentang Profile Perusahan "Adobe" ini bermanfaat.

21 November 2022

Apa itu "Adobe Premiere Pro?", Software Editing Video Terbaik Untuk Windows

Apa itu "Adobe Premiere Pro?", Software Editing Video Terbaik Untuk Windows

APA ITU ADOBE PREMIERE PRO
?

Adobe Premiere Pro merupakan salah satu software editing video yang dikeluarkan oleh Adobe (daftar software dari adobe dan kegunaanya). Adobe Premiere Pro sebenarnya merupakan software editing video untuk semua kalangan baik amatir maupun professional. Kalian nanya fitur² apa saja yang ada di Premiere Pro? silahkan baca saja artikel lengkapnya di link ini (Fitur-fitur Adobe Premiere Pro).

Adobe Premiere Pro 2022

Oke di artikel ini saya ingin mengulas software editing Adobe Premiere Pro ini secara garis besarnya saja, kemudian jika kalian masih bertanya-tanya tentang fitur, profile perusahaan Adobe dan lain sebagiannya maka kalian bisa membaca di artikel terpisah tentang Adobe Premiere Pro yang saya buat.

DAFTAR ISI ARTIKEL


APAKAH SOFTWARE PREMIERE PRO BERBAYAR? (daftar isi)

YES !, software ini adalah software berbayar alias bukan software gratisan yang bisa kalian pakai sesukanya tanpa membayar. Kenapa tidak gratis? tentu saja karena perusahaan software butuh biaya untuk pengembangannya, gaji karyawan, bayar WIFI, bayar listrik dan biaya operasional lainnya. Tentu saja jika kalian orang kaya kalian bisa membelinya dan pastinya murah-murah saja. Berikut harga langganan biaya Adobe Premiere Pro sesuai data di situs resminya per tanggal 22 November 2022.

Harga langganan software Adobe Premiere Pro 2022

Oke guys, disitu ada beberapa paket yang bisa kalian pilih untuk berlangganan Adobe Premiere Pro.

1. Paket Single (cuma software adobe : Photoshop, Acrobat, After Effect, Ilustrator dan lain-lain tanpa Adobe Cloud Service ) seharga $21/bulan

2. Paket Semua Aplikasi Adobe + Cloud, seharga $40/bulan

3. Paket Pelajar dan Pengajar (semua aplikasi adobe + cloud), seharga $16/bulan

4. Paket Bisnis (semua aplikasi adobe + cloud), seharga $60/bulan

Apa saja yang kita dapatkan? silahkan baca sendiri secara detail di websitenya, karena jika saya jelaskan sekarang bisa saja nanti setahun atau 3 tahun mendatang ketentuan yang didapatkan sudah berubah. (https://www.adobe.com/creativecloud/plans.html)

Mahal ya guys?, tidak terlalu mahal-mahal amat sebenarnya kalo kita punya uang. Jadi jika kalian belum bisa membayar biaya langganan per bulannya karena kalian masih miskin, maka tentu saja kalian bisa mendownload Adobe Premiere ini versi ilegalnya, dimana lagi kalau tidak di blog BAGAS maupun di KUYA KUYA.


APA SAJA VERSI ADOBE PREMIERE PRO? 
(daftar isi)

Berikut ini versi Adobe Premiere Pro dari pertama rilis sampai tanggal hari ini per 22 November 2022 (Adobe Premiere Pro release date, source Wikipedia).

  • Adobe Premiere Pro 1.0 (Premiere Pro CS, Adobe Premiere), rilis Agustus 2003.
  • Adobe Premiere Pro 1.5/ CS1, rilis April 2004
  • Adobe Premiere Pro 2.0/ CS2, rilis 2005.
  • Adobe Premiere Pro 3.0/CS3, rilis Agustus 2007.
  • Adobe Premiere Pro 4.0/CS4, 2008.
  • Adobe Premiere Pro 5.0/CS5, rilis 2010
  • Adobe Premiere Pro 5.5, rilis 2011.
  • Adobe Premiere Pro 6/CS6, 2012.
  • Adobe Premiere Pro CC 2013, rilis 2013.
  • Adobe Premiere Pro CC 2014, rilis 2014.
  • Adobe Premiere Pro CC 2015, rilis 2015.
  • Adobe Premiere Pro CC 2017 (versi 11.0), rilis 2016.
  • Adobe Premiere Pro CC 2018 (versi 12.0), rilis Oktober 2017.
  • Adobe Premiere Pro CC 2019 (versi 13.1.1-13.1.5), rilis Oktober 2018-2019.
  • Adobe Premiere Pro CC 2020 (versi 14.1-14.3), rilis November 2019 - Juni 2020.
  • Adobe Premiere Pro CC 2021 (versi 15.0), rilis Maret 2021.
  • Adobe Premiere Pro CC 2022 (versi 22.0), rilis Oktober 2021
  • Adobe Premiere Pro CC 2023 (versi 23.0), rilis Oktober 2022

BAGAIMANA SPESIFIKASI KOMPUTER YANG DIBUTUHKAN UNTUK BISA MENGGUNAKAN ADOBE PREMIERE PRO? 
(daftar isi)

Untuk spesifikasi, saya akan membagikannya secara pribadi berdasarkan pengalaman saya. Jadi untuk komputer/PC atau laptop jika ingin menggunakan software Adobe Premiere Pro minimal spesifikasinya adalah sebagai berikut.

CPU : Core i3, i5, i7, i9 generasi 7

CPU Bit : 64bit (x64)

RAM : 8GB DDR4

GPU : 2GB

Versi Adobe Disarankan : Adobe Premiere Pro 2015, 2017


CPU : Core i3, i5, i7, i9 generasi 8-9

CPU Bit : 64bit (x64)

RAM : 8GB DDR4

GPU : 4GB

Versi Adobe Disarankan : Adobe Premiere Pro 2018-2019


CPU : Core i3, i5, i7, i9 generasi 10 keatas.

CPU Bit : 64bit (x64)

RAM : 8GB DDR4

GPU : 4GB

Versi Adobe Disarankan : Adobe Premiere Pro 2020-2021


CPU : Core i3, i5, i7, i9 generasi 11 keatas.

CPU Bit : 64bit (x64)

RAM : 16GB DDR4

GPU : 6GB-8GB

Versi Adobe Disarankan : Adobe Premiere Pro 2022-2023

Itulah spesifikasi minimun terbaik yang disarankan untuk menggunakan Adobe Premiere Pro ataupun After Effect. Jika ingin multitasking software Adobe maka disarankan untuk menggandakan spesifikasinya dari spesifikasi minimum yang sudah saya tulis diatas.


OUTRO 
(daftar isi)

Jika kalian seorang video editor, Premiere Pro adalah pilihan yang baik. Namun ada juga sekelas Premiere Pro namun hanya tersedia di Platform Apple namanya adalah Final Cut Pro, software tersebut bagus juga untuk editing (udah nurut aja gausah debat kalo punya nya Apple). Dalam dunia editing seringkali user baru bertanya-tanya, seperti "Apa bedanya AE dengan Premiere?" atau "Apa bedanya Photoshop dengan Ilustrator?". Jawabannya akan kita bahas pada artikel selanjutnya, semoga bermanfaat & sampai jumpa lagi.