--> SYN Content Creator: Premiere Pro | SYN Content Creator adalah blog berisi ilmu pengetahuan yang ada didunia
Tampilkan postingan dengan label Premiere Pro. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Premiere Pro. Tampilkan semua postingan

05 Maret 2023

Apa Itu Colour Correction? Bagaimana Cara Proses Color Correction Di Adobe Premiere Pro?

Apa Itu Colour Correction? Bagaimana Cara Proses Color Correction Di Adobe Premiere Pro?

Jika kamu bertanya  "Apa pengertian color correction?", "Apa pengertian colour grading?" dan "Bagaimana cara melakukan colour correction atau colour grading?", maka kamu akan membaca konsepnya disini. Secara umum yang disebut colour correction dan colour grading adalah aktifitas atau session mewarnai sebuah footage (foto/video). Tapi tentu sebenarnya pengertian dari kedua istilah tersebut berbeda.  Setelah melakukan Colour Correction, barulah kemudian kita lanjut ke langkah Colour Grading, Lut & Preset.

Color Correction & Color Grading Lesson

DAFTAR ISI:

1. Pengertian colour correction

2. Cara dan proses colour correction

1. PENGERTIAN COLOR CORRECTION

(klik untuk kembali ke daftar isi)

Colour Correction adalah proses untuk mengkoreksi warna pada footage yang kita punya agar Foto/video yang kita punya terlihat warnanya "senatural mungkin". Dengan catatan, colour correction ini jika kita ambil footage-nya dengan settingan warna seperti misalnya kita merekam dari HP atau action cam atau kamera DSLR/Mirrorless yang settingan kameranya itu tidak diatur dengan settingan RAW. Jadi video atau foto yang kita punya warnanya itu mungkin terlalu kontras, atau saturationnya terlalu tinggi. Intinya indeks salah satu atau beberapa warna dari video/foto terlalu tinggi, mungkin ada yang terlalu merah atau terlalu kuning atau terlalu hijau.

Jadi dengan Colour Correction ini berguna untuk menstabilkan indeks warna dari footage agar warnanya terlihat sama di setiap footage dalam pengeditan, tidak ada yang terlalu merah, kuning, biru dsb. Jika kalian ingin lebih mudah dalam melakukan Colour Correction, ada yang namanya istilah SLOG1, SLOG2, SLOG3, yakni settingan dalam kamera. Nah jika kalian memakai settingan tersebut, maka footage yang kalian ambil adalah footage RAW alias footage dengan indeks 0 warna. Jadi untuk colour correctionnya kalian hanya perlu mengubah kontras dan exposure-nya dan selebihnya saja.

Jadi jelas ya, basicly kalau kita bicara tentang Colour Correction artinya kita sedang berbicara tentang exposure, contrast, colour balance & skin tone. Proses colour correction & colour grading harus dilakukan dengan praktek yang intesn agar bisa sampe feel kita untuk melakukan proses tersebut.


2. CARA MELAKUKAN COLOR CORRECTION

(klik untuk kembali ke daftar isi)

Cara melakukan colour correction di Adobe Premiere Pro ada banyak jalurnya, tapi disini saya mau share 2 step cara melakukan color correction di premiere pro. Saya akan share 2 hal yakni "color correction (exposure, contrast, colour balance & skin tone)" dan "skin tone correction"

Tools Color Correction yang akan kita gunakan di Adobe Premiere Pro :

- "Lumetri Color"

- "Colorista IV"

Lumetri Color & Colorista ini adalah tools bawaan yang ada di Premiere Pro yang membantu dalam proses baik color correction & color grading

Pembahasan yang akan kita lakukan disini :

- Adjust "Exposure, Contrast, Color Balance"

- "Skin tone"

Cara menggunakan kedua tools ini sebenarnya sama, mau pake Lumetri boleh mau pake COlorista juga boleh. Tapi baiknya kita pakai saja dua-duanya karena dikedua tools tersebut banyak fitur yang berguna yang nantinya kita butuhkan yang bakal terus kepake. Btw ini tahun 2023 yah, dimana kita masih memakai color correction & grading manual, baik di Adobe Premiere, Davinci Resolve, Final Cut Pro ataupun di software lain. Mungkin saja nanti beberapa tahun kedepam akan ada software praktis yang bakal lebih mempermudah proses ini.

Jadi, sekarang kita akan kenalan dulu dengan tools dan fitu yang nantinya akan kita pakai untuk proses color correction.

effect panel premiere pro
Disebelah kiri adalah panel control, dan sudah ada lumetri colors & colorista. Ingat ya, color correction dulu barulah color grading. disini kita bahas color correctionnya dulu.





waveform luma for exposure
Tools pertama ini namanya wave form (LUMA), cara munculinnya ada di menu workspace pilih atau centang  "Lumetri Scopes". Ada beberapa 3 panel yang nantinya akan kita gunakan untuk color correction ini. Waveform ini buat ngukur exposure. Jadi di waveform ini kanan kirinya ada indeks 0-100.



Ansel Adam Zone sistem
Gambar dikiri ini namanya ansel adam exposure index.





klik untuk memperbesar
Bisa kalian baca untuk deskripsi masing-masing angkanya, nah di deskripsi ini pada exposure di angka 70 itu 'very light skin, shadow in snow with acute side lighting'. Artinya apa bang messi? googling sendirilah anjir.







ansel adams zone system

vectorscpoe (YUV)
Tools kedua, disebelah kiri ini namanya vectorscope (YUV). Gunanya menentukan arah warna biar ngga galau mau ke warna apa, megenta kah, biru kah, hijau kah.





Parade RGB

Tools ketiga ini namanya Parade (RGB),










a. Praktik Exposure, Contrast & Colours dengan Lumetri Colors

(klik untuk kembali ke daftar isi)

adjust exposure
Sekarang kita akan coba untuk praktik mengatur Exposure. Ingat ya, indeksnya harus kurang lebih diangka 70 untuk bagian atas dan harus menyentuh indek 0 di bagian bawah.

mengatur exposure

Pertama, kita bisa menggunakan cara masking, disini kita ingin agar look skin-nya terlihat natural. Nah setelah di masking pada bagian kulit. Kita bisa lihat ukuran indeksnya di indeks panel. Seperti gambar dibawah ini.
exposure look
exposure indeks
adjust highlight, shadow & white
Setelah mengatur black, white, contrast & shadow maka hasilnya diperoleh dengan indeks color 0-70. Jika mungkin footage terlihat lebih gelap, itu tidak apa-apa. Karena di color correction kita berusaha untuk menyamakan indeks dari satu footage dengan footage yang lain agar terlihat gelap terangnya diindeks yang sama.

Kemudian untuk adjusting color balance agar indeks YUV-nya benar, bisa dengan cara menyesuaikan 'temperature & tint' (tentunya dengan diberi masking terlebih dahulu), kemudian bisa juga dengan 'mengubah look di tab Creative' lalu sesuaikan intensitasnya seperti gambar dibawah ini.

Adding LUT at Creative Tab

Tapi menurut saya, cara menambahkan LUT tersebut mungkin akan lebih susah jika dipakai untuk orang yang baru memulai color correction. Tapi tidak apa-apa untuk meningkatkan skill, sebaiknya tetap dicoba saja.

b. Praktek YUV Scope dengan Colorista


Oke sekarang kalian bisa lihat pada footage look dibawah ini, disini kita lihat looknya terlalu merah atau magenta. Jadi kita akan mencoba untuk nge-tweak bahasa editingnya.
Footage Look

YUV Scope

Diatas pada YUV Scope, indikatornya lebih condong ke R/ Red jadi kita akan memposisikan nya ke posisi yang lurus dengan indikator. Caranya adalah dengan memberi masking terlebih dahulu pada area kulit seperti pada gambar dibawah ini. Btw jika indeknya kurang keliatan panjang, bisa diakali dengan menaikan indeks saturation dulu, setelah selesai jangan lupa balikan lagi indeks saturation ke 0 atau awal footage.

Footage Masking

YUV Indeks fixing

Kemudian pada indikator shadow, midtone, highlight bisa kita edit/geser sesuai dengan arah indeks yang benar. Dan seperti berikut hasilnya.

result footage

c. Biar Makin Paham


Hal pertama dalam color correction adalah menetukan Exposure & white balance di indeks yang benar. Pada footage dibawah ini bisa kita lihat indeks exposurenya nya di rentang angka 90-20. Jadi kita akan memperbaiki indeks Exposurenya dulu.
Color Correction dengan Lumetri

Exposure diantara 90-20

footage fixed exposure

Oke, bisa dilihat di fixed exposure indeks. Disitu ada cahaya lampu dimana indeks terangnya adalah 100. Maka kita coba untuk menaikan whitenya sehingga indeks lampu di rentang angka 100. Lalu ada hitam pada bagian bawah mobil, kita mencoba untuk membuat bagian paling gelap tersebut di angka 0, maka kita turunkan shadows & black-nya sehingga pada indikator LUMA indeksnya menyentuh angka 0.

Next sekarang dibawah ini adalah menentukan white balance. Caranya adalah dengan menggunakan masking disalah satu titik putih, misalnya disini kita menggunakan salju sebagai titik putih maka kita akan masking di zona salju tersebut. Btw kita memilih salju karena tidak ada muka atau kulit yang kita gunakan sebagai acuan ya.

Masking Footage

Setelah di masking, kita lihat pada indikator parade (RGB). Nah disitu indeksnya timpang sebelah, yang benar adalah baik hijau dan merahnya harus seimbang. Maka caranya adalah dengan mengatur/menyesuaikan 'Temperatur' & 'Tint'.

Indeks RGB sebelum diatur.

Indeks RGB setelah diatur temperatur & tint

Dan setelah diatur akan menghasilkan indeks seperti diatas dimana Red Green Blue digaris yang sama. Setelah selesai, matikan FX pada opacity-nya.

turn off FX

result footage
Dan hasilnya adalah seperti pada gambar diatas.

d. Cara Correction Skin Tone dengan Lumetri Colors


Jadi pada footage dibawah ini, terlihat skin colornya terlalu hijau. Maka kita akan tweak sedikit footage dibawah ini agar kulitnya lebih terlihat natural. Caranya adalah dengan masking dan menggunakan indikator vectorscope (YUV).
footage look

skin masking

Dan setelah diberi masking maka indeks vectorscopenya adalah sebagai berikut :

after masking indeks

Kemudian kita adjust temperature & tint-nya, hingga fix seperti dibawah ini :

fixing temperature & tint

Setelah selesai, hide FX opacity masking- nya. Dan jadilah seperti ini

fixed color balance footage

e. In Other Case


Dibawah ini ada footage yang sepertinya terlihat terlalu over saturation, warna tembok dan kulitnya terlihat terlalu coklat dan warm. Di case seperti ini, bisa saja kita melakukan masking pada bagian dindingnya tapi sebenarnya urutannya adalah kulit terlebih dahulu, kemudian environment. Jadi jangan environment dulu lalu baru kulit. So, lets go.

footage look too warm

Dibawah ini kemudian kita coba untuk melakukan masking pada kulitnya. Dan indeknsya sudah dibenarkan.
skin masking fixed

Dan setelah skin fixed, kemudian kita turunkan temperaturenya. Hingga warna dindingnya terlihat natural.
wall color fixing

Dan seperti dibawah ini hasilnya.
fixed skin tone & wall color

Okay, itulah sekilas penjelasan color correction dari saya. Semoga bisa membuat kalian lebih paham dengan konsep color correction. Berikut ini lanjutan dan sequel dari artikel color correction ini, bisa kalian lihat untuk menambah wawasan kalian ya.

Artikel lain yang bisa kamu baca tentang color correction dan color grading:

- Cara color grading

- Perbedaan 'Saturation' dengan 'Vibrance'


reference tulisan ini :

1. basic color correction : https://youtu.be/QMhHP1_tl3c

2. basic color correction : https://youtu.be/tMtM4fyGH70

21 November 2022

Apa itu "Adobe Premiere Pro?", Software Editing Video Terbaik Untuk Windows

Apa itu "Adobe Premiere Pro?", Software Editing Video Terbaik Untuk Windows

APA ITU ADOBE PREMIERE PRO
?

Adobe Premiere Pro merupakan salah satu software editing video yang dikeluarkan oleh Adobe (daftar software dari adobe dan kegunaanya). Adobe Premiere Pro sebenarnya merupakan software editing video untuk semua kalangan baik amatir maupun professional. Kalian nanya fitur² apa saja yang ada di Premiere Pro? silahkan baca saja artikel lengkapnya di link ini (Fitur-fitur Adobe Premiere Pro).

Adobe Premiere Pro 2022

Oke di artikel ini saya ingin mengulas software editing Adobe Premiere Pro ini secara garis besarnya saja, kemudian jika kalian masih bertanya-tanya tentang fitur, profile perusahaan Adobe dan lain sebagiannya maka kalian bisa membaca di artikel terpisah tentang Adobe Premiere Pro yang saya buat.

DAFTAR ISI ARTIKEL


APAKAH SOFTWARE PREMIERE PRO BERBAYAR? (daftar isi)

YES !, software ini adalah software berbayar alias bukan software gratisan yang bisa kalian pakai sesukanya tanpa membayar. Kenapa tidak gratis? tentu saja karena perusahaan software butuh biaya untuk pengembangannya, gaji karyawan, bayar WIFI, bayar listrik dan biaya operasional lainnya. Tentu saja jika kalian orang kaya kalian bisa membelinya dan pastinya murah-murah saja. Berikut harga langganan biaya Adobe Premiere Pro sesuai data di situs resminya per tanggal 22 November 2022.

Harga langganan software Adobe Premiere Pro 2022

Oke guys, disitu ada beberapa paket yang bisa kalian pilih untuk berlangganan Adobe Premiere Pro.

1. Paket Single (cuma software adobe : Photoshop, Acrobat, After Effect, Ilustrator dan lain-lain tanpa Adobe Cloud Service ) seharga $21/bulan

2. Paket Semua Aplikasi Adobe + Cloud, seharga $40/bulan

3. Paket Pelajar dan Pengajar (semua aplikasi adobe + cloud), seharga $16/bulan

4. Paket Bisnis (semua aplikasi adobe + cloud), seharga $60/bulan

Apa saja yang kita dapatkan? silahkan baca sendiri secara detail di websitenya, karena jika saya jelaskan sekarang bisa saja nanti setahun atau 3 tahun mendatang ketentuan yang didapatkan sudah berubah. (https://www.adobe.com/creativecloud/plans.html)

Mahal ya guys?, tidak terlalu mahal-mahal amat sebenarnya kalo kita punya uang. Jadi jika kalian belum bisa membayar biaya langganan per bulannya karena kalian masih miskin, maka tentu saja kalian bisa mendownload Adobe Premiere ini versi ilegalnya, dimana lagi kalau tidak di blog BAGAS maupun di KUYA KUYA.


APA SAJA VERSI ADOBE PREMIERE PRO? 
(daftar isi)

Berikut ini versi Adobe Premiere Pro dari pertama rilis sampai tanggal hari ini per 22 November 2022 (Adobe Premiere Pro release date, source Wikipedia).

  • Adobe Premiere Pro 1.0 (Premiere Pro CS, Adobe Premiere), rilis Agustus 2003.
  • Adobe Premiere Pro 1.5/ CS1, rilis April 2004
  • Adobe Premiere Pro 2.0/ CS2, rilis 2005.
  • Adobe Premiere Pro 3.0/CS3, rilis Agustus 2007.
  • Adobe Premiere Pro 4.0/CS4, 2008.
  • Adobe Premiere Pro 5.0/CS5, rilis 2010
  • Adobe Premiere Pro 5.5, rilis 2011.
  • Adobe Premiere Pro 6/CS6, 2012.
  • Adobe Premiere Pro CC 2013, rilis 2013.
  • Adobe Premiere Pro CC 2014, rilis 2014.
  • Adobe Premiere Pro CC 2015, rilis 2015.
  • Adobe Premiere Pro CC 2017 (versi 11.0), rilis 2016.
  • Adobe Premiere Pro CC 2018 (versi 12.0), rilis Oktober 2017.
  • Adobe Premiere Pro CC 2019 (versi 13.1.1-13.1.5), rilis Oktober 2018-2019.
  • Adobe Premiere Pro CC 2020 (versi 14.1-14.3), rilis November 2019 - Juni 2020.
  • Adobe Premiere Pro CC 2021 (versi 15.0), rilis Maret 2021.
  • Adobe Premiere Pro CC 2022 (versi 22.0), rilis Oktober 2021
  • Adobe Premiere Pro CC 2023 (versi 23.0), rilis Oktober 2022

BAGAIMANA SPESIFIKASI KOMPUTER YANG DIBUTUHKAN UNTUK BISA MENGGUNAKAN ADOBE PREMIERE PRO? 
(daftar isi)

Untuk spesifikasi, saya akan membagikannya secara pribadi berdasarkan pengalaman saya. Jadi untuk komputer/PC atau laptop jika ingin menggunakan software Adobe Premiere Pro minimal spesifikasinya adalah sebagai berikut.

CPU : Core i3, i5, i7, i9 generasi 7

CPU Bit : 64bit (x64)

RAM : 8GB DDR4

GPU : 2GB

Versi Adobe Disarankan : Adobe Premiere Pro 2015, 2017


CPU : Core i3, i5, i7, i9 generasi 8-9

CPU Bit : 64bit (x64)

RAM : 8GB DDR4

GPU : 4GB

Versi Adobe Disarankan : Adobe Premiere Pro 2018-2019


CPU : Core i3, i5, i7, i9 generasi 10 keatas.

CPU Bit : 64bit (x64)

RAM : 8GB DDR4

GPU : 4GB

Versi Adobe Disarankan : Adobe Premiere Pro 2020-2021


CPU : Core i3, i5, i7, i9 generasi 11 keatas.

CPU Bit : 64bit (x64)

RAM : 16GB DDR4

GPU : 6GB-8GB

Versi Adobe Disarankan : Adobe Premiere Pro 2022-2023

Itulah spesifikasi minimun terbaik yang disarankan untuk menggunakan Adobe Premiere Pro ataupun After Effect. Jika ingin multitasking software Adobe maka disarankan untuk menggandakan spesifikasinya dari spesifikasi minimum yang sudah saya tulis diatas.


OUTRO 
(daftar isi)

Jika kalian seorang video editor, Premiere Pro adalah pilihan yang baik. Namun ada juga sekelas Premiere Pro namun hanya tersedia di Platform Apple namanya adalah Final Cut Pro, software tersebut bagus juga untuk editing (udah nurut aja gausah debat kalo punya nya Apple). Dalam dunia editing seringkali user baru bertanya-tanya, seperti "Apa bedanya AE dengan Premiere?" atau "Apa bedanya Photoshop dengan Ilustrator?". Jawabannya akan kita bahas pada artikel selanjutnya, semoga bermanfaat & sampai jumpa lagi.